Angka-angka torehan kursi di DPR RI ini cuma bilangan numerik. Tetapi makna, implikasi dan terutama manfaat di baliknya untuk kepentingan NTT sungguh sangat besar dan sarat makna.
Hasil pileg ini bakal memperlihatkan seperti apa wajah pemerintahan baru di bawah Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Pastilah, jajaran menteri dan pejabat negara banyak diberikan kepada partai yang tergabung dalam atau berafiliasi dengan KIM Plus. Pimpinan komisi-komisi di DPR RI tentu juga banyak yang dipegang partai-partai di KIM Plus.Dengan kekuatan dan modal politik seperti ini, Melki-Johni tentu akan mudah membawa dana-dana dan proyek-proyek pembangunan ke NTT.
Kita tahu kondisi NTT, terutama kondisi keuangan NTT, lagi tidak enak-enak. Pemerintahan sebelumnya mewarisi utang sekitar Rp 1 triliun lebih. Ini utang pinjaman dari PT SMI (Sarana Multi Infrastruktur). PT SMI adalah badan usaha milik negara Indonesia yang bergerak di bidang pembiayaan infrastruktur. Dia lembaga keuangan resmi di bawah Kementerian Keuangan untuk membantu pembangunan infrastruktur daerah-daerah yang kesulitan dana.
Artinya, tidak salah Pemda NTT pinjam uang di PT SMI. Uang pinjaman itu toh dipakai untuk pembangunan infrastruktur di NTT. Hasil pinjaman ini sudah terlihat di banyak tempat di NTT, yakni pembangunan ruas jalan provinsi. Ini sungguh bagus, bermanfaat dan mulai dirasakan banyak orang. Pemda NTT tidak punya uang cukup untuk membangun infrastruktur jika dan hanya jika mengandalkan dana APBD. Apalagi APBD kita, juga di kabupaten-kabupaten di seluruh NTT, lebih dari 90 persen mengandalkan kemurahan pemerintah pusat melalui dana-dana transferan.







