Spanyol vs Jerman Berakhir Seri:  Hansi Flick Pemenangnya

Kons beo5 1

Bila harus menilisik sekian banyak prediksi, kiranya Spanyol lebih diunggulkan. Ada di atas angin. Tim Matador bakal tampil gila beringas. Seakan benarkan prediksi kebanyakan, di menit  ke 62, Alvaro Morata, bikin gol. Sontekan cantik lanjutkan umpan terukur Jordi Alba. Itu sudah riuhkan gelora fans Spanyol dan bikin terdiam pedukung Jerman di Stadion Al Bayt.

Namun, bukan namanya Jerman jika harus menyerah begitu saja. Jerman, yang katanya, sering terlambat panas a la mesin diesel, mulai unjuk daya ‘serius punya.’ Dan hasilnya? Ada satu dua kesempatan bagus untuk cetak gol bagi Jerman. Beruntung, penjaga gawang Spanyol masih oke untuk selamatkan gawang.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Dan, pada saatnya, adalah Fullkrug bayar kepercayaan sang pelatih Hansi Flick. Di menit 72, Unai Simon, goal keeper Spanyol, akhirnya tak berdaya hadapi sepakan kerasnya. Fullkrug sungguh jadi pahlawan Tim Panzer. Ada asa demi berpeluang ke  putaran berikutnya. Score akhir 1 – 1 kiranya plong untuk  pertandingan bergengsi ini.

Sungguh tak mudah dan memang sekian ketat persaingan di Grup E. Jerman ditaklukkan Jepang. Jepang terhempas oleh Costa Rica. Costa Rica dibantai Spanyol. Dan hasil akhir untuk layak  ke 16 besar lihat saja nanti ujung dari pertandingan Spanyol vs Jepang dan Jerman vs Costa Rica. Yang suka berandai-andai tentu lagi memperkirakan probabilitas Tim kesayangan ke putaran sepanjutnya.

Tapi mari kita seriusi tegasan Hansi Flick, pelatih Jerman, buat 26 pemainnya. Intinya kira-kira begini: jelang lawan Spanyol itu, mesti ‘ambil sikap diam.’ Tak boleh ada wawancara dengan wartawan. Tidak perlu ada komen sana-sini. Kita bayangkan saja bahwa ‘wora-wora’ (bahasa Ende: ‘omong banyak, yang sering hanya sekedar omong tinggi) itu diharamkan bagi pemain Jerman.

Pos terkait