Pater Nicholas Strawn SVD: Usia 86 Tahun, Saat Mengenang Rahmat Tuhan

pater niko konok4
Pater Nicholas Strawn SVD

Pater Niko sangat mengagumi sosok imam dalam diri pamannya itu. Pada tahun 1948, saat berusia 14 tahun, ia masuk seminari hingga akhirnya ditahbiskan menjadi imam pada 2 Februari 1962. Ia ingin menjadi misionaris di Indonesia, namun untuk masuk ke Indonesia tidak mudah karena waktu itu Indonesia sedang berkonfrontasi dengan Malaysia.

Indonesia: Tanah Misi Impian

Pater Niko Strawn SVD, misionaris muda belia ini akhirnya menginjakkan kakinya di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta 4 Desember 1963 setelah menempuh perjalanan laut selama kurang lebih dua bulan. Rombongan meninggalkan Pelabuhan Laut San Fransisko Amerika Serikat pada 20 Oktober 1963.

Ia diterima dengan hangat oleh Pater Yosef Diaz Vera SVD. Setelah beberapa hari di Soverdi Jakarta, Pater Niko berpindah ke Surabaya dalam rangka persiapan menuju Ende Flores.

Pada 12 Desember 1963 ia bertolak dari Surabaya menuju Ende, Flores dengan KM Stella Maris, kapal milik SVD. Dalam perjalanan dari Surabaya mendekati Madura, musibah kebakaran terjadi di bagian bagasi kapal. Seorang karyawan kapal yang marah karena ditegur oleh pimpinan kapal berhubung ia tidak menyusun barang-barang dalam bagasi dengan baik, merasa terhina dan menyulut api secara diam-diam untuk membakar karung-karung kosong yang siap untuk mengisi kopi Hokeng.

Ada tiga misionaris SVD dalam kapal itu yaitu Pater Niko Strawn SVD, Pater Marianus Krol SVD dan Pater Frans Lachner SVD. Ada 6 suster, tiga suster SSpS dan tiga CIJ. Penumpang lain sekitar 30 orang ditambah para awak kapal.

Pos terkait