Pater Nicholas Strawn SVD: Usia 86 Tahun, Saat Mengenang Rahmat Tuhan

pater niko konok4
Pater Nicholas Strawn SVD
pater niko konok2
Pater Nicholas Strawn SVD di antara rekan-rekannya para misionaris SVD di Lembata

Selama enam bulan di tanah Lembata, Pater Niko Strawn SVD bersama Pater Laurens Hambach SVD menjelajah dua paroki sekaligus yaitu Paroki Ile Ape dan Paroki Lerek. Sejak awal kedatangan di Lembata, Pater Niko sudah bersedia untuk bekerja di Paroki Lerek yang terletak di Kecamatan Atadei. Hal ini pun sesuai dengan penugasan dari Uskup Larantuka, Mgr. Anton Thijsen SVD.

Pada Februari 1964, Pater Niko bersama Pater Laurens Hambach bersiap-siap menuju Paroki Lerek. Koper dan tas-tas dengan segala kebutuhan dan kuda-kuda sebagai alat transportasi disiapkan oleh pelayan-pelayan misi yang terampil dan cekatan.

Kedua misionaris asal Amerika Serikat itu menuju Paroki Lerek dengan menunggang kuda. Bagi Pater Niko Strawn, ini pengalaman pertama yang awalnya menggelisahkan tapi akhirnya sangat menyenangkan, menggembirakan dan membahagiakan kisah perjalanan misi.

Hujan lebat memaksa kedua misionaris ini bermalam di Pastoran Lite, satu kampung mungil nan subur yang kini masuk Paroki St. Arnoldus Janssen Waikomo. Pastoran itu hanya berdinding anyaman bambu dengan pintu yang hanya bisa didorong sekali sentakan tangan langsung terbuka lebar. Malam itu Pater Niko tidur tidak pernah nyenyak di atas sebuah tempat tidur dari bambu. Sedangkan Pater Laurens merebahkan badan di atas meja makan yang pendek sehingga kaki tergantung sepanjang malam seperti barang jemuran. Praktis sepanjang malam mata tidak bisa terpejam dengan sempurna.

Pos terkait