KABARNTT.ID—Jaksa Agung, Sanitiar Burhanuddin, mendadak mengunjungi Labuan Bajo, Mangarai Barat, Kamis (25/9/2025). Kuat dugaan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri Manggarai Barat itu menyusul informasi buruknya mutu pengerjaan proyek jalan negara di Flores.
Ruas jalan yang disoroti dan dikeluhkan warga yakni ruas jalan Labuan Bajo-Ruteng senilai Rp 125,7 miliar. Proyek di bawah Satker PJN Wilayah III NTT ini menggunakan dana APBN tahun anggaran 2023-2024. Juga proyek pengerjaan jalan swakelola senilai Rp 10 miliar dan Rp 1,7 miliar.
Jaksa Agung didampingi rombongan dari lingkungan Kejaksaan Agung RI di Jakarta bersama Kepala Kejaksaan Tinggi NTT tiba di Bandara Internasional Komodo di Labuan Bajo disambut hangat oleh Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi dan Wakil Bupati Manggarai Barat, dr.Yulianus Weng, serta Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Barat, Beny Nurdin.
“Benar, hari ini Jaksa Agung datang ke Manggarai Barat dalam rangka kunjungan kerja selama dua hari. Ia didampingi rombongan dari kejagung dan Kepala Kejaksaan Tinggi NTT,” ungkap Ketua DPRD Kabupaten Manggarai, Beny Nurdin.

Fransiskus Saverius, salah satu tokoh masyarakat Manggarai Barat menyampaikan terima kasih kepada Kejasaan Agung RI yang telah mengunjungi Manggarai Raya.
“Saya berharap Kejagung periksa proyek proyek Satker PJN wilayah III NTT, ruas jalan Labuan Bajo-Ruteng yang bersumber dari APBN tahun 2023-2024 Rp 125, 7 miliar dan dana swakelola Rp 10 miliar, juga Rp 1,7 miliar yang hnya untuk menghabiskan anggaran karena tidak ada nilai estetika dan bukti fisik yang di kerjakan,” kata Fransiskus.






