Diduga Pengadaan Porang Ada Permainan Harga, Warga Banain A Mengadu ke Camat

TTU Warga Banain A

KEFAMENANU kabarntt.id—Pengadaan anakan porang di Desa Banain A, Kecamatan Bikomi Utara, Timor Tengah Utara (TTU) yang diduga ada kerja sama antara aparat pemdes dan suplier dalam negosiasi harga terus menuai protes warga.

Kali ini sejumlah warga Desa Banain A  mendatangi Kantor Kecamatan Bikomi Utara, Senin (1/3/2021). Mereka  mengadu ke camat terkait pengadaan anakan porang sebanyak  10.000  dari pemdes dan akan dibagikan ke masyarakat dengan jumlah 50 anakan/KK.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Mereka menilai pengadaan itu tanpa melalui hasil musdus dan musdes serta diduga ada mark up harga  antara suplier dan pemdes.

Camat Bikomi Utara, Simon Monemnasi, S.Fil, yang dihubungi  mengatakan dirinya baru mendapat pengaduan dari masyarakat di Kantor Camat Bikomi Utara.

“Katanya mereka sudah urus dua kali, namun saya belum mendapatkan laporan jadi mereka bilang pak camat mau turun selesaikan. Tapi saya belum mendapatkan laporan secara tertulis atau lisan,” kata Simon.

Simon menyayangkan kebijakan pemerintah desa yang seharusnya bisa lebih bijak memberikan dana pengadaan porang langsung ke masyarakat dengan porsi Rp 250.000 pengadaan bibit porang dari pemerintah desa dan Rp 250.000 lagi untuk biaya pemeliharaan.

Simon berjanji untuk memediasi persoalan tersebut pada hari Rabu (3/3/2021) di Kantor Desa Banain A bersama pemerintah desa, pihak ketiga dan masyarakat.

“Kita akan meminta  klarifikasi dari pemdes  menyangkut administrasi pengadaan porang menggunakan pihak ketiga yang dananya Rp 100.000.000 ini dan kita akan datangkan pihak ketiga saat klarifikasi,” tegas Simon

Pos terkait