Nah, 12 hari NTT ramai dengan ajang ini. Pada ajang balap sepeda kelas dunia, semisal Tour de France, warga berjejer di sepanjang lintasan balap menyaksikan aksi para pebalap mengayu sepeda. Pada gelaran Tour de France 2025, jarak yang ditempuh 3.338,8 km melewati beberapa kota. Sebanyak 184 pembalap dalam 23 tim mengambil bagian dalam ajang ini. Jumlah penonton langsung di pinggir jalan disebutkan 12 juta. Sementara penonton di rumah (tv) dan daring diperkirakan sebanyak 2,3 miliar orang.
Tentu saja tidak adil membandingkan, atau malah menyamakan, Tour de Entete dengan Tour de France. Tour de Entete baru pertama digelar. Sedangkan Tour de France digelar sejak tahun 1903. Sudah jadi ikon balap sepeda dunia.
Pendapatan Tour de France berkisar $50 juta hingga $150 juta/tahun. Dari mana sumbernya? Sumber pendapatan utamanya dari sponsor, hak siar, dan kemitraan lainnya. Sedangkan total hadiah untuk para pebalap, seperti di ajang Tour de France 2025, hanya $2,9 juta. Hitung sendiri berapa rupiah pendapatan dari ajang ini.
Pendapatan senilai ini masuk akal. Karena Tour de France sudah punya merek. Brand image-nya kuat. Tak ayal sponsor berlomba. Stasiun televisi berebutan menyiarkannya.

Tour de Entete bisa beri pendapatan besar? Kenapa tidak bisa? Duet Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Melki Laka Lena-Johni Asadoma, tentu saja tidak sebatas mimpi dengan Tour de Entete. Ajang ini mesti mampu membangkitkan spirit kuat di nubari setiap warga NTT. Spirit NTT bangkit.







