Flotim Gempur Stunting 2025: By Name by Address

IMG 20250124 WA0000

Dari data ini tergambar bahwa capaian 19,4% di tahun 2024 memperlihatkan bahwa persentase stunting masih terbilang tinggi. Namun jika melihat persentase stunting di tahun 2019 ke saat ini Flores Timur telah memperlihatkan kemajuan.

Pergerakan beberapa tahun terakhir masih landai, dan mesti menjadi bahan evaluasi. Namun, telah melewati prestasi gemilang yang menurunkan stunting di Flores Timur dari 31,3% di tahun 2019 silam.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Yang mesti dievaluasi, kata Maryanto, adalah dari 2020 hingga 2022 penurunannya tidak seterjal seperti dari tahun 2019 hingga 2020 yang mencapai 22,7% dari 31,3%. Penurunan terus melandai hingga posisi 19,4% di tahun 2024, justru lebih tinggi dari tahun 2023 yang bertengger di 18,7%.

Persentase ini sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor yang turut mempengaruhi perbedaan-perbedaan tipis kurang lebih tiga tahun terakhir. Seperti total balita yang diukur serta kehadiran sasaran di posyandu yang terlihat pada capaian D/S di mana ketidakhadiran balita masih cukup besar.

Maryanto juga memaparkan data lain untuk memperjelas persentase penurunan stunting sekaligus tantangan bagi kerja konvergensi kabupaten di tahun 2025 ini yang memperlihatkan besarnya tantangan yang dihadapi ke depan.

Selain balita pendek atau stunting sebanyak 2.967 anak ( 19,4 %), masih ada balita kurus atau wasting sebanyak 1.673 anak (10,9%) dan under weight 3.941 anak (25,8%). Balita wasting dan under weight berpotensi menaikkan persentase stunting di tahun 2025 apabila salah penanganan.

Kerja Keras

Pos terkait