Karena takut, adik korban langsung berteriak dan pergi ke rumah tempat acara untuk memanggil ayahnya.
Kemudian ayah dan adik korban langsung pulang dan masuk ke dalam rumah hendak menolong korban dengan cara memotong tali pada leher korban. Kemudian korban sempat dibawa ke Poskesdes Desa Arus oleh keluarga dan warga untuk mendapatkan pertolongan medis, namun pihak medis menyatakan korban sudah meninggal dunia.
Vinsen mengatakan, motif kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan. Dalam hal ini tidak dilakukan olah TKP, karena pada saat Kapospol Mano dan anggota Babinsa Mano sampai di TKP, kondisi korban sudah diturunkan dari posisi gantung diri dan sudah disemayamkan di rumah duka.
Lebih lanjut Vinsen menyatakan, hasil visum et repertum luar dari petugas medis Poskesdes Desa Arus Puskesmas Lawir, tidak ditemukan bekas luka ataupun kekerasan pada tubuh korban. Pada kemaluan korban terdapat air mani. (adi)






