Bank NTT: Gonjang Ganjing Lagi

Hugo Rehi Kalembu9
Hugo Rehi Kalembu

Ketiga,  mengapa calon Dirut yang diputuskan oleh RUPS-LB   8 Mei 2024, Yohanes  Landu Praing, masih tetap Plt. Dirut dan diperpanjang lagi 3 bulan oleh RUPS- LB  16 November  2024. Apakah yang bersangkutan, tidak lulus fit and proper test OJK  atau berkasnya tidak diproses ke OJK Pusat?

Keempat,  apakah Alo Liliweri yang juga diputuskan sebagai anggota Komisaris  Independen dalam RUPS-LB tanggal 8 Mei 2024 menggantikan Samuel Djo,  sudah diproses  ke OJK pusat ataukah  yang bersangkutan tidak lulus fit and proper test alias ditolak  oleh OJK?

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Kelima, mengapa perpanjangan jabatan pengurus Bank NTT yang habis masanya hanya diperpanjang 3 bulan oleh RUPS-LB 16 November 2024, seolah-olah ada niat yang kuat sekali supaya pergantian kepengurusan Bank NTT terjadi sebelum pelantikan  Gubernur dan Wagub NTT terpilih? Artinya  masih dalam masa kepemimpinan Penjabat Gubernur,  Andriko  Noto Susanto?

Pihak bank NTT, OJK Perwakilan NTT dan Pemegang Saham Pengendali  sesuai  TUPOKSI-nya perlu  memberi penjelasan yang memadai terhadap pertanyaan-pertanyaan tersebut di atas sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas proses penataan kepengurusan Bank NTT dan sekaligus sebagai justifikasi atas keputusan yang diambil dalam RUPS- LB  pada tanggal 16 November 2024 yang menugaskan komisaris independen melakukan  penjaringan anggota pengurus Bank NTT yang diributkan sekarang ini.

Di atas semuanya itu, ada tiga hal  mendasar yang patut kita catat. Pertama,  sesuai TUPOKSI-nya Penjabat Gubernur NTT, Andriko Noto Susanto, wajib menjaga momentum pemerintahan yang tampan bagi gubernur terpilih yang akan segera dilantik dalam satu dua bulan ke depan dan tidak sebaliknya meninggalkan masalah baru.NTT

Pos terkait