Izinkan Aku Untuk Tak Percaya Sepenuhnya

bb49ee3cfe72b44b80dfe5de64178d55859a8565c96a60c16eda65689ba1b870.0

Di Peziarahan Pengharapan

Bagaimana pun di dalam keyakinan yang teguh, iman di dalam Tuhan tentu membawa siapapun kita kepada pengharapan yang kokoh. Seperti itulah yang diyakini St Paulus, “Dan pengharapan tidak mengecewakan…” (Rom 5:5).

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Sama sekali tak bermaksud untuk ‘tak mempercayai siapapun sesama kita.’ Toh, individu pasti dapat ‘ada dan hidup’ di luar kualitas relasi dengan sesamanya. Itu pasti! Biarlah kita berharap dan yakini pada sesama dalam takaran sewajarnya sebagai manusia. Dalam ‘lebih dan kurangnya, plus dan minusnya, dalam sukses dan gagalnya.’

Ketika aku dan kita ucapkan kepada sesama, “Izinkan aku untuk tak sepenuhnya percaya….” itulah ungkapan hati yang jujur bahwa kita ‘mendekati, percaya dan mengasihinya sebagaimana adanya dia sebagai manusia. Dan bukannya mati-matian mesti sesuai apa yang kita inginkan. Apalagi ia mesti dipaksa untuk tampil bagai superman…’

Verbo Dei Amorem Spiranti

  • Penulis, rohaniwan Katolik, tinggal di Collegio San Pietro – Roma

Pos terkait