Ternyata …..
Harga sebuah perhelatan – Pesta Demokrasi amatlah variatif juga. Katakan begini, “Ada rasa bangga penuh sorak. Paslon kita menang. Sebaliknya ada rasa kecewa dan down bagi yang kalah. Dan harus bersiap hati untuk ’jauh atau dijauhkan’ dari lingkaran kekuasaan. Selanjutnya, bagi yang rasa diri menang, ada rasa puas sekiranya ada keuntungan yang didapat dari kemenangan itu. Namun, tak dapat ditampik adanya nada-nada kecewa plus ‘makan hati,’ sekiranya tak dilirik lagi dan sepertinya dilupakan begitu saja oleh sang pemenang.”
Bagaimana pun itulah alam teduh serta risiko riak-riak Pesta Demokrasi yang harus diselenggarakan demi jawabi amanat dan panggilan Negeri. Yang dirindukan adalah bahwa semua anak daerah – putra/putriwilayah semakin dewasa dan teruji dalam sikap Politiknya demi sumbangsihnya membangun Negeri dan memajukan Daerah serta saling melayani dan berbakti….
Bukan kah demikian?
Verbo Dei Amorem Spiranti
Collegio San Pietro – Roma







