Menanti Vladimir Putin Tersenyum

Kons beo3 1

Mungkinkah Putin masih punya ambisi tebal untuk tetap memimpin Rusia untuk tenggang waktu lebih lama lagi? Sebab suasana Rusia kini sungguh dalam ancaman? Keadaan genting dikreasi demi kelanggengan kepemimpinan. Setidaknya dari amandemen Konstitusi Rusia, secara teori Putin bisa terus mencalonkan diri sebagai Presiden hingga tahun 2036.

Bagi Putin, Ukraina tetap bagai duri dalam daging. Apakah Putin (Rusia) merasa minder kalau Ukraina perlahan bergerak menjadi negara modern? Bahwa nantinya, Ukraina sebagai pecahan Uni Soviet, akan jadi salah satu kekuatan yang berpengaruh dan disegani di kawasan itu? Inikah yang disebut awal dari sebuah kecemburuan nasional dalam diri Rusia bahwa ada negara lain, Ukraina, ‘saudaranya sendiri’ yang bisa bertumbuh dan maju?

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Mungkinkah segala tuduhan yang tampaknya miring terhadap Ukraina sebenarnya hanya ingin sembunyikan rasa takut dan tak percaya diri Putin sebagai pemimpin Rusia? Dan ia lalu merasa berhak untuk membombardir terlebih dahulu bandara-bandara dan pangkalan militer Ukraina, dan kemudian gerakan pasukannya untuk menyerang?

Rusia – Ukraina: Tragedi Romantisme Politik?

Tampaknya Rusia tak sudi bahwa mantan kekasihnya serentak saudaranya sendiri, Ukraina,  kalau-kalau (sudah) dipinang Barat. Dan keduanya tampak sungguh bermesrahan dalam derap kemajuan dan perkembangan tepat di depan mata Putin-Rusia.

Rasa cemburu dan sakit hati Putin-Rusia mesti dibayar dengan ongkos teramat mahal. Dan Putin, yang mahal senyum itu, pun menjadi semakin sulit untuk tersenyum. Wajah negeri Ukraina mesti dibuat babak belur. Hingga Barat jadi kapok untuk tertarik padanya.

Pos terkait