Oleh Agustinus Siswani Iri
Sinode Berjalan Bersama
Paus Fransiskus, selaku Pimpinan Gereja Katolik sedunia telah membuka dengan resmi Sinode Para Uskup Sedunia di Vatikan, Roma, 10 Oktober 2021. Sinode Biasa XVI Para Uskup tersebut rencananya akan dilaksanakan pada Oktober 2023, namun membutuhkan persiapan selama dua tahun penuh. Sinode ini bertema: “For a Synodal Church: Communion, Participation, Mission”.
Berdasarkan asal katanya, “sinode” berasal dari dua kata Yunani syn (= bersama) dan hodos (= berjalan). Maka sinode berarti “berjalan bersama”.
Sedangkan menurut kanon 342 Kitab Hukum Kanonik, “Sinode para Uskup ialah himpunan para Uskup yang dipilih dari pelbagai kawasan dunia yang pada waktu-waktu yang ditetapkan berkumpul untuk membina hubungan erat antara Paus dan para Uskup, dan untuk membantu Paus dengan nasihat-nasihat guna memelihara keutuhan dan perkembangan iman serta moral, guna menjaga dan meneguhkan disiplin gerejawi, dan juga mempertimbangkan masalah-masalah yang menyangkut karya Gereja di dunia.”
Sri Paus Fransiskus meminta agar seluruh Gereja partikular terlibat mempersiapkan dan melaksanakannya. Paus mengajak seluruh Gereja merenungkan tema yang menentukan bagi hidup dan misinya: “Jalan sinodalitas inilah yang diharapkan Allah dari Gereja millenium ketiga”.
Tujuan utama tahap pertama sinode ini adalah menggerakkan sebuah proses mendengarkan seluas mungkin yang bertujuan untuk mengumpulkan kekayaan pengalaman ‘berjalan bersama yang dihidupi’. Proses ini harus melibatkan para gembala dan umat beriman sesuai bidang karya dan di level masing masing: Keuskupan, Paroki, Lingkungan dan Komunitas.







