Pada umumnya, krisis mempunyai dampak positif, karena krisis juga menjadi suatu kesempatan untuk mendorong terciptanya gaya hidup baru. Sejatinya, berbarengan dengan krisis, muncul juga konflik yang selalu menciptakan perselisihan dan kompetisi, yaitu atau menciptakan orang-orang lain dalam lingkungan kawan untuk dicintai atau lingkungan musuh untuk diperangi, termasuk upaya-upaya untuk memerangi wabah Covid-18. Perbedaan pandangan selalu hadir di kala masyarakat dunia terjebak dalam krisis kehidupan.
Kerja sama dan kesepakatan sosial ekonomi politik mengalami pembatasan dan perlambatan, sehingga umat manusia harus menghadapi kedaruratan dengan waspada. Masyarakat dunia dewasa ini sangat memerlukan solidaritas global demi kebaikan bersama, khususnya bangsa dan negara yang sedang berkembang. Kepemimpinan masyarakat dunia perlu mengedepankan kerjasama yang baik dan benar demi memastikan ketahanan kesehatan masyarakat dunia. Program kesehatan masyarakat harus menjadi prioritas ketimbang pembiayaan persenjataan yang mungkin menyulut kekerasan, diskriminasi dan juga korupsi.
Kerja sama solidaritas global perlu menjadi program prioritas masyarakat dunia, agar ketahanan hidup bersama dapat berkembang kembali dalam keadilan dan perdamaian. Dalam upaya untuk menemukan cara pengobatan yang berdampak universal, para pemimpin masyarakat dunia harus terbuka satu sama lain secara jujur demi menggerakkan keahlian medis menuju hasil-hasil yang berdampak kebaikan bersama secara global.
Masyarakat Indonesia






