Renungan Akhir Tahun 2020

Uskup Kupang1

Krisis multidimensional juga melanda masyarakat Indonesia. Pemerintah menetapkan kebijakan untuk menjaga kesehatan masyarakat berbarengan dengan upaya-upaya untuk menekuni pertumbuhan hidup ekonomi, khususnya dalam hal pangan. Penularan virus Covid-19 belum dapat dikendalikan dengan efektif, karena pemahaman yang berbeda serta penanganan dengan keterjangkauan yang beragam pula.

Krisis yang menghantam kehidupan berbangsa, khususnya sosial politik, juga harus mendapat perhatian yang sungguh-sungguh, agar kebersamaan bangsa tetap kuat dalam menghadapi pelbagai tantangan dan kesulitan hidup di tengah wabah covid-19. Lingkungan “saling mengucilkan” perlu mendapatkan pendekatan yang efektif, agar kebersamaan semakin melemahkan atau menyngkirkan sikap intoleran dalam perjalanan hidup. Pemerintah harus mengutamakan solidaritas berbangsa dalam menangani persoalan kesehatan. Pelbagai radikalisme yang berdampak extremisme dan bahkan terorisme dapat ditanggulangi, artinya dapat diselesaikan menurut peradaban manusiawi yang adil.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Perombakan kabinet dengan penggantian beberapa menteri mudah-mudahan membawa angin segar yang mampu mengarahkan masyarakat menuju pertumbuhan hidup yang berkelanjutan dalam keadilan dan perdamaian. Persoalan krisis kesehatan tetap harus menjadi prioritas, jikalau bangsa kita ingin mengalami pertumbuhan hidup sosial ekonomi yang maju dan sejahtera bagi semua. Pemerintah dan pihak swasta perlu bekerjasama untuk menciptakan semakin tersedianya lapangan kerja bagi generasi muda dalam bingkai menciptakan suatu lingkungan hidup yang adil bagi semua.

Pos terkait