Kawan ku…
Bagaimana pun yang sungguh aku cemaskan sebenarnya adalah saat dengan kuasa yang kumiliki aku benar-benar sekian gencar pun halus membungkam suara-suara usulan yang menantang ‘kepentingan dan hanya kemauanku sendiri.’ Aku membisukan suara-suara sesamaku.
Dan karena itulah kawan ku…
Mari kita semua kembali lagi kembali pada Yesus. Semuanya demi “efata.” Demi terbukalah telinga setiap kita. Dan jadi terlepas pula lah ‘pengikat lidah’ di lidah-lidah kita.
Semuanya itu, kawan ku..
Agar kita sanggup untuk ‘saling mendengarkan dan berani berbicara dengan suara penuh kasih. Semuanya dalam ziarah penuh pengharapan. Iya, semuanya mesti kembali lagi pada Sumber yang berdaya “EFATA.”
Verbo Dei Amorem Spiranti
St Sirilus & St Metodius, doakanlah kami.
Tuhan memberkati
Amin







