Dan tentu, tetap teringatlah kata-kata Yesus untuk sekian banyak orang, “Karena di mana hartamu berada, di situ hati berada” (Matius 6:21).
Akhirnya, bukannya harta kekayaan tak berarti dan tak penting. Bukan! Yang tetap menjadi alarm sekiranya ‘orang mengingini lebih dari yang dimiliki dengan mengangkangi apa yang hak orang lain.’
Janganlah pula karena keserakahan maka bumi dan alam lingkungan ‘sekian liar dan kejam’ ditaklukkan, yang ujung-ujungnya bisa berdampak maut pada hajat hidup orang banyak.
Oh iya, jangan-jangan tepat dan benarlah juga apa yang disinyalir itu, “Sedikitlah sebenarnya orang kaya yang punya banyak harta. Sebaliknya, kebanyakan harta lah yang merasuki, menguasai dan memiliki sekian banyak orang.”
Ini yang benar-benar gawat!
Verbo Dei Amorem Spiranti
* Penulis, Rohaniwan Katolik, tinggal di
Collegio San Pietro – Roma







