Oleh Pater Alekx Jebadu
Selama beberapa hari saya berada di Kota Roma, menghadiri simposium 150 Tahun Misi SVD. Sebelum pulang, saya mengunjungi Katakombe Domitila yang hanya 30 menit dengan bis dari Rumah Jenderalat SVD di Roma.
Katakombe adalah tempat pekuburan dan persembunyian orang Kristen pertama di Roma. Katakombe ini terletak di dalam lubang-lubang yang digali jauh di bawah tanah.
Gang-gang Katakombe Domitila kalau ditarik lurus maka panjangnya mencapai 17 km.
Di Katakombe Domitila terkubur sekitar 120.000 orang Kristen yang dibunuh oleh kaisar-kaiser Roma yang tidak terima agama Kristen pada tahun100 sampai dengan tahun 300 Masehi. Orang-orang Kristen pertama di Roma dikejar-kejar dan dibunuh oleh Kaisar Roma waktu itu selama 300 tahun.
Tidak mau jadi korban, orang-orang Kristen ini lari keluar Kota Romaa. Mereka menggali lubang di bawah tanah untuk menguburkan anggota mereka yang dibunuh oleh Kaisar Roma. Anggota keluarga orang Kristen yang masih hidup juga tinggal di situ bersama jenasah-jenasah yang dikubur di gua-gua di bawah tanah. Mereka bersembunyi di situ, melarikan diri dari kejaran tentara Kaiser Romawi.

Mayoritas orang Kristen pertama di Kota Roma adalah orang-orang perantauan Yahudi yang sudah lama tinggal di Roma sebelum Yesus lahir.
Setelah St. Petrus dan Paulus tiba di Roma sekitar tahun 50 Masehi, mereka semua percaya dan ikut Yesus yang diwartakan St. Petrus dan St. Paulus.







