HUT Kota Kupang, Wakil Rakyat Beri Apresiasi dan Kritikan

kota kupang kantor walikota kupang dari udara 2

“Namun yang saya lihat sebaliknya. Memang ada perkembangan tapi belum merata. Hanya di dalam kota yang dipoles, di pinggiran tidak ada perubahan sama sekali,” kata Dogon.

Bagi Dogon, yang utama dari peran pemimpin itu adalah bagaimana menyentuh kepentingan masyarakat.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Di Kota Kupang, kata Dogon, pelayanan umum itu mesti merata di 51 kelurahan dan  6 kecamatan. Pelayanan yang baik di kantor lurah, kata Dogon, mengandaikan juga fasilitas kantor yang mumpuni.

“Contoh kantor-kantor kelurahan masih ada yang belum direnovasi secara total, padahal dasar pelayanan publik di Kota Kupang ini ada di kontor lurah. Mau RT/TW semua urusan pasti di kantor lurah, mau urusan perkara apapun pasti berakhir di kantor lurah, sehingga seharusnya kantor lurah dipercantik. Itu baru namanya ada pelayanan yang maksimal dari pemerintah,” tegasnya.

Selain pelayanan publik di kantor lurah, Dogon juga menyentil pelayanan dan fasilitas di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), apalagi di tengah pandemi Covid-19 yang memang membutuhkan tenaga perawat dan fasilitas kesehatan yang memadai.

“Pemerintah juga harus memikirkan insentif yang memadai khusus tenaga kesehatan yang menangani pasien Covid-19, sehingga tenaga kesehatan punya semangat dalam menjalankan tigasnya dengan baik,” kata Dogon.

Sektor kesehatan sangat penting, terutama di tengah pandemi Covid-19 sekarang ini. “Fasilitas kesehatan memang menjadi peran penting dalam memutuskan rantai penyebaran Covid-19.  Ini memang harus menjadi perhatian khusus dari pemerintah,” katanya.

Pos terkait