“Adakah Yang Tak Mampu Kubuang?”

IMG 20241230 175242

Di atas semuanya, kita adalah insan beriman. Yang menaruh pengharapan di dalam Tuhan. Hanyalah DIA di atas segalanya. “Mungkin aku kurang berdoa. Sebab doa itu berat. Sebab doa membawa pada kenyataan. Pada yang seharusnya! Dan menantang. Sebab aku lebih berminat dan berkiblat hanya pada apa yang aku pikirkan dan yang kukehendaki.” Jika memang terus demikian, betapa ziarah ini, iya “Perjalanan ini terasa sangat menyedihkan…”
Bagaimana pun, “Teguhkan hati. Jadilah Peziarah Pengharapan..”

Mari pula kembali lagi menjaring makna di balik kata-kata ini:

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

“Pegang erat tanganku dan jangan lepaskan. Ikatkan benang Kasih Sayang…
Nampaknya mendung segera lewat matahari bersinar.
Semuanya telah dirancang untuk menyambut kita.
Tersenyumlah mari tersenyum.
Hari ini milik kita” (Ebiet G Ade, Nyanyian Cinta Satu Ketika).

Iya, hari ini milik kita. Tahun Yubileum 2025 ini dipersembahkan buat kita. Dan memang harus jadi milik kita…

Verbo Dei Amorem Spiranti.

Penulis, Rohaniwan Katolik, tinggal di Collegio San Pietro – Roma, di penghujung 2024

Pos terkait