Dari Ende Menuju Indonesia

agustinus siswani iri1

Sila keempat, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. Sila keempat ini mewajibkan kita untuk menghormati perbedaan pandangan, menerima aspirasi dan mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan serta dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Sila keempat ini mengajak kita untuk menghormati setiap perbedaan pendapat dan pikiran yang kritis bukan berpikir sinis.  Berpikir kritis berbeda dengan berpikir sinis. Berpikir kritis membangun sedangkan berpikir sinis menjatuhkan. Berpikir kritis itu menyadarkan sedangkan berpikir sinis justru mengaburkan.

Sila kelima, Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.Untuk sila kelima ini kita mesti saling bekerja sama, bekerja keras dan inovatif dalam mengembangkan usaha bersama dengan semangat tolong menolong menuju kehidupan yang adil dan makmur.  Semua anak bangsa  harus memahami betul visi misi negara Indonesia yang berdasarkan Pancasila yaitu menjadi bangsa yang merdeka, bersatu, berdaulat adil dan makmur.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Nilai-nilai Pancasila  yang di ditemukan Sukarno ini merupakan  cara pandang, sikap, dan praktik  dalam kehidupan bersama, dengan cara mengejawantahkan esensinya demi  melindungi martabat kemanusiaan dan membangun kemaslahatan umum, berlandaskan prinsip adil, berimbang, dan menaati konstitusi sebagai kesepakatan berbangsa. *

Rohaniawan Katolik, tinggal di Bandung

Pos terkait