Mungkin Tuhan Mulai Bosan?

banjir ntt

Yakinlah, Tuhan tetap dan selalu hadir dalam setiap kisah yang kita hadapi bersama. Bukanlah satu candu religius atau pun ilusi rohani untuk mengatakan: Tuhan hadir dan berkuasa dalam apapun peristiwa hidup yang kita alami. Terkadang kita merasa terkejut mendapatkan hadiah yang tak kita bayangkan. Bahkan mungkin kita merasa tak pantas untuk mendapatkannya. Di sisi lain, kepahitan dan rasa pilu di perjalanan hidup tetap jadi ujian untuk satu kesetiaan iman: Apakah Tuhan tetap hadir di saat  kita tak berdaya? Apakah Tuhan tak ingat lagi akan kita?

Teringatlah kita akan pergulatan iman Ayub. Orang benar yang dicobai itu. Itulah kisah Ayub yang kehilangan, ditinggalkan, yang merasa diri diperlakukan tak adil. Itulah kisah Ayub yang sungguh membela dirinya di hadapan Tuhan. Di muaranya, Ayub menjadi teguh dalam penyerahan diri di dalam Tuhan. Dan pada titiknya ia menjadi orang yang dipulihkan (cf Ayb 42:7-17).

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Mari kita bangkit bersama! Untuk melanjutkan perjalanan dan ziarah hidup ini. Penuh harapan sebagai pemenang yang telah dan selalu teruji dalam serba duka derita dan kepahitan hidup. Tuhan tak pernah dan tak akan bosan untuk tetap mengasihi kita. Kita cuma perlu keteduhan di sudut hati untuk mengalamiNya.  Duka Flobamora adalah kisah kita bersama: “Flobamora tanah air yang kucinta, tempat beta dibesarkan ibunda…” Mari kembali membangun Flobamora. (*)

Verbo Dei Amorem Spiranti,

Collegio San Pietro-Roma 

 

Pos terkait