Jajaran DPD Golkar NTT di bawah kepemimpinan Melki Laka Lena terlihat serius berusaha menggelar musda secara musyawarah. Terbukti, model urun rembuk seperti ini memungkinan terbentangnya jalan datar yang memudahkan pencapaian mufakat.
Setelah mencapai titik temu, langsung dilanjutkan dengan kegiatan rangkaian musda secara utuh. Maknanya, lebih melegitimasih berbagai kesepakatan yang dihasilkan melalui urun rembuk pra-musda. Faktanya, 22 musda Golkar di NTT sudah berhasil digelar secara musyawarah, melalui proses teduh dan damai. Kalau begitu, tidaklah berlebihan untuk mengatakan bahwa arahan AH agar musda dilaksanakan secara musyawarah, sudah diwujudkan dan dimaknai secara bening oleh DPD Golkar di NTT. (*)
Wakil Ketua DPD Golkar NTT





