Najwa, Rasa Kata dan Kita

8d5592bd26a15a2a09422efba089e1700c7cea90d95f54d60c80b2b8337eb6f0.0

Tetapi, apakah sesungguhnya getaran di balik “… sekarang nebeng TNI” dari Najwa buat Jokowi? Toh, gaung aslinya hanya Najwa sendiri yang tahu. Ada motif, intensi dan tendensi apa kah di balik kata nebeng itu? Dan apakah diksi itu tepat atau bijak untuk seorang Jokowi yang nota bene adalah mantan Presiden?

Taruhlah bahwa Najwa masih kurang sreg atau katakan saja masih simpan marah sama Jokowi akibat satu dua ekspetasi yang tak tergapai. Atau bahwa Najwa mesti tetapkan kata nebeng sebagai ‘wakil dari ungkapan rasa hati’ sebagian masyarakat Indonesia yang kecewa dan marah pada Jokowi akibat dari pelbagai kebijakan yang dinilai merugikan bangsa dan negara dan tak populis?

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Atau andaikan saja begini dan mungkin juga mengada-ada: bahwa si Nana juga adalah bagian dari ‘upaya atau katakan harapan besar agar Jokowi mesti segera lengser atau ditumbangkan sebelum 20 Oktober 2024.’ Sayangnya hingga di hari itu, toh Jokowi toh tak tumbang-tumbang juga. Malah setelah pelantikan Prabowo sebagai Presiden, Jokowi pulang kampung dengan pesawat TNI AU. Tambah dikawal lagi oleh jet-jet tempur. Maka, biarlah Najwa sendiri yang mesti tumbangkan citra Jokowi dengan ‘sedikit’ amunisi verbal ‘nebeng’ yang berdaya ledak lumayanlah…

Seorang jurnalis dan insan tenar di dunia komunikasi sekelas Najwa Shihab, tak mungkin tak paham efek satu kata atau kalimat bagi publik pemirsa nasional. Sulit untuk mengatakan bahwa Najwa tak paham akibat dari narasi simple Jokowi – Nebeng dan TNI yang bakal berujung ramai dan gaduh

Pos terkait