Pengalaman Bersama 6 Gubernur NTT, Sekadar Catatan Ringan

tony kleden1
Tony Kleden

Bintang Lebu Raya mulai bersinar saat dia menjadi Ketua DPD PDIP NTT dan kemudian menjadi Wakil Ketua DPRD NTT tahun 1999. Dari kursi wakil rakyat, Lebu Raya terpilih menjadi Wakil Gubernur mendampingi Piet Tallo.  Dari Wakil Gubernur, Lebu Raya kemudian dua periode menjadi Gubernur NTT (2008-2018).

Lebu Raya adalah gubernur pertama NTT yang berlatar belakang politisi murni.   Dan, dari pengalaman panjang bersamanya, harus diakui Lebu Raya adalah politisi dengan feeling politik sangat tajam.  Darahnya kental dengan aroma politik. Boleh dibilang, DNA-nya (Deoxyribonucleic Acid)  adalah DNA politik. “Kalau saya sudah punya tekad, tembok pun saya tembus,” tegasnya penuh yakin.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!
gubernur2
Melki Laka Lena didampingi Johni Asadoma melayani para wartawan di Kantor Gubernur NTT, Sabtu (1/3/2025)

Sekali waktu iseng-iseng saya tanya, “Apa enaknya jadi politisi?”

“Oh, belum tahu? Cita-cita, mimpi besar kita membangun masyarakat itu akan lebih mudah diperjuangkan dan dikerjakan melalui jalur politik. Kekuasaan direbut melalui jalur politik. Hanya dengan kekuasaan di tangan, semua yang kita cita-citakan, yang kita impikan untuk membantu, membangun masyarakat bisa dieksekusi,” jawab Lebu Raya enteng.

Seminggu setelah turun panggung jadi gubernur, Lebu Raya mengirim pesan WA. “Mari ngobrol di rumah dulu,” ajaknya.

Tentu saya siap saja. Tidak sampai 30 menit saya sudah di rumah  pribadinya di Oepoi, Kupang. Hanya ada sejumlah kerabat dan keluarga di rumah. Lebu Raya tidak ada. Saya mengirim WA menanyakan posisinya.

Pos terkait