Seperti Yesus, kita juga telah dibaptis. Maka, marilah kita meneladan Kristus yang selalu menggenapi kehendak Allah sehingga kita pantas dan layak menjadi Anak Allah yang dikasihi dan yang berkenan kepada-Nya. Kita tinggalkan kefasikan kita, kita kelola keinginan-keinginan duniawi kita dan kita upayakan hidup yang bijaksana, adil dan hormat kepada Allah. Dengan hidup yang demikian, Allah pun akan berkata kepada masing-masing kita, “Engkaulah Anak yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan”.
Penulis, Rohaniwan Katolik, tinggal di Kuwu, Manggarai







