Rasul Petrus Dicambuk Karena Beritakan Yesus Bangkit dan Hidup Lagi

Alkex jebadu1

Selanjutnya, untuk mempersingkat cerita, Saulus bertobat dan ia bergabung dengan Rasul Petrus dkk. Namanya kemudian menjadi Paulus.

Oleh pewartaan Rasul Petrus dkk dan Paulus semakin banyak orang Yahudi di Yerusalem yang percaya akan Yesus yang bangkit dan hidup lagi. Karena tetap dikejar-kejar oleh para pemimpin agama Yahudi yang tidak percaya, orang-orang Yahudi yang percaya Yesus mulai membentuk kelompok sendiri dan menyebut diri mereka Kristen yang artinya orang-orang yang mengikuti Kristus yang bangkit dan hidup lagi.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Biarpun demikian, para pemimpin agama Yahudi tetap tidak terima cerita tentang Yesus yang bangkit. Petrus dan Paulus ditangkap dan dimasukkan ke dalam penjara. Mereka diputuskan untuk dihukum mati di Yerusalem.

Tapi Paulus, sebagai seorang mantan Farisi yang sangat pintar, menolak untuk diadili di Yerusalem oleh para pemimpin Yahudi. Karena Israel waktu itu sedang dijajah oleh orang Romawi dan karena itu orang Israel adalah penduduk Kekaiseran Romawi, maka Paulus berpendapat bahwa perkara tentang dirinya dan Rasul Petrus harus dilaporkan ke Kaiser di Roma dan diputuskan oleh Kaiser di Roma.

Permintaan Paulus dan Petrus dikabulkan dan itu sebabnya Petrus dan Paulus pergi ke Roma dan mengakhiri hidup mereka berdua di Roma. Tapi sesampai di Roma, perkara mereka tidak langsung ditangani Kaiser Romawi.

Sambil menantikan perkara mereka ditangani oleh Kaiser, Petrus dan Paulus masih bebas pesiar mengunjungi orang-orang Yahudi yang sudah lama merantau di Kota Roma. Kepada orang-orang Yahudi inilah Petrus dan Paulus mewartakan Yesus yang bangkit dan hidup lagi untuk selamatkan manusia.

Pos terkait