Maka orang-orang Yahudi di Roma percaya Yesus. Jumlah mereka makin hari semakin bertambah dan bahkan satu dua orang Roma juga mulai bergabung, yang kemudian menimbulkan kemarahan Kaiser Roma.
Lalu Kaiser Romawi menangkap Petrus dan Paulus. Petrus disalibkan dengan kepala ke bawah dan Paulus dipenggal kepalanya. Selanjutnya orang Kristen dibenci termasuk karena mereka tolak menyembah Kaiser Roma, yaitu Kaiser Nero, yang dianggap sebagai salah satu Dewa Romawi yang menjelma menjadi manusia.
Pada suatu waktu, Kaiser Nero malah pura-pura membakar satu bagian Kota Roma lalu menuduh bahwa kebakaran itu dilakukan oleh orang Kristen. Tuduhan inilah yang kemudian menjadi alasan pengejaran, pembunuhan dan penganiayaan orang Kristen selama 300 tahun di Roma hingga Kaiser Konstantinus Agung menghentikan penganiayaan ini pada tahun 325 setelah ia melihat penampakan Tanda Salib di langit dengan tulisan: “IN HOC SIGNO [+) VINCES!” yang artinya “Dalam Tanda ini [SALIB] Engkau akan Menang!”
Dibandingkan dengan iman para rasul dan orang-orang Kristen pertama, iman kita belum apa-apanya. Mari kita bangkitkan iman pada Yesus yang sungguh bangkit dan hidup terus hingga saat ini dan tunjukkan buah dari iman yang sungguh itu dengan menjadi orang Serani yang sungguh-sungguh setiap hari di keluarga sendiri, di KUB masing-masing, di stasi, di paroki dan di tempat kerja kita.
Berikan kesaksian tentang Yesus-mu dengan berbuat kasih kepada sesama seperti yang telah dilakukan Yesus. Amin.
- Penulis, dosen IFTK Ledalero, Maumere






