Sepak Pojok : Tabola Bale

bb49ee3cfe72b44b80dfe5de64178d55859a8565c96a60c16eda65689ba1b870.0

Semula, semua yang duduk-berdiri tertib seturut protokol, sepertinya dipaksa berbaur. Kesakralan istana ‘diobrak-abrik.’ Segala sekat ‘dilanggar’ bebas penuh ceriah. Ini semua gara-gara ‘Tabola Bale’ punya getaran irama penuh sentakan. Kita mesti rukun bersatu dalam ceriah. Terpatri sebagai Saudara-Saudari Sebangsa dan Setanah Air. Oh ya, ‘Tabola Bale’ itu sendiri tak monopoli aroma Timur. Di salah satu part-nya tertangkap alunan musikal dan vokal bernuansa Minang. Di situ, Diva Aurel tunjukan kepiawaiannya.
Selembar Negeri – Indonesia ini ditenun dari ragam aneka benang-benang yang kaya.

Tapi, apa sebenarnya makna di balik ‘Tabola Bale’? Itu cara Orang Timur ungkapkan suasana hati tak tentu. Tertangkap dari gerak ‘kiri kanan, mondar-mandir.’ Rasa penasaran nan gelisah tengah berkecamuk karena ‘hadirnya apa dan siapa?’ ‘Tabola Bale’- nya Silet Open Up Cs itu berakar pada rasa Kasmaran. Ini semua gara-gara Ade Nona yang bikin Kaka digulung ombak romantisme hingga ke tepian pantai asmara. Ade Nona sudah berubah fisik dan pamer diri yang aduhai….

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Silet Open Up Cs punya diksi kunci. Hadir dan tampilnya ‘Ade Nona’ si Maimuna itu bikin Kaka: jato e, hati susah, salting, mood berubah-ubah, perfect asli bidadari. Dan ujung-ujungnya “bikin Kaka mete, tidur malam bola-bale.”

Itulah erupsi cinta penuh gelisah, yang bikin “siang teringat-ingat, malam terbayang-bayang.’ Atau seperti suara Dina Mariana di 1988 itu: “Aku mau mandi…aku mau makan….aku mau tidur….aku sedang belajar….aku sedang berdandan….aku sedang sendiri: Ingat Kamu.”

Pos terkait