“Hati-Hati, Bro! Post Power Syndrome Diam-Diam Merayap”

ilustrasi kekuasaan3

Kenapa Ini Mesti Terjadi?

Sejatinya, ada hal sederhana yang menyebabkan seseorang terjebak dalam PPS itu. Berkenaan dengan kesehatan mental, Trifiana menjelaskan bahwa, “Akar masalah dari PPS adalah saat seseorang tidak siap menerima perubahan dalam dirinya.” Perubahan itu sepertinya terasa sekian mendadak dan tergesa-gesa. Penderita PPS tak cekatan untuk menerima dan mengalami keadaan tanpa kuasa dan tak menjabat lagi. Lebih lanjut, ia terpaksa untuk hidup dalam bayang-bayang kuasa dan otoritas yang pernah dimiliki.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Ilusi seolah-olah masih berkuasa pada titiknya mengiring pasien PPS kepada beberapa gangguan serius. Ada perubahan fisik yang drastis yang berakibat pada sering mudah sakit dan tanpa gairah hidup. Terasa pula akibat dari adanya ketidakstabilan dalam emosi, yang ditandai dengan mudah menyala tak karuan. Ditelusuri pula bahwa ada gangguan sikap atau perilaku yang ditandai dengan kemurungan berkepanjangan, atau sebaliknya akan tetap berceloteh panjang tentang segala kejayaan di masanya. Teramati  pula bahwa si penderita PPS bahkan memperlihatkan sikap memberontaknya.

Pasien PPS ingin menjadi orang yang tak tersentuh di bawah segala ketentuan dan alam kuasa yang baru. Karena toh, di bawah alam bawah sadar, bagi pasien PPS berada di luar jalur yang seharusnya, justru hendak  menunjukkan “Saya masih punya kuasa.” Walau tentunya kuasa itu  ilutif sifatnya, dan umumnya kontra produktif untuk satu kehidupan bersama! Padahal, ketika masih bertaji dalam kuasa dan jabatan, ia sekian loyal, dedikatif, serta penuh seruan-seruan demi kebaikan

Pos terkait