Paus Fransiskus, Sosok Hebat dan Sederhana, Lagi Jenaka

IMG 20250329 WA0009

Oleh: Al Hayon Vinsens

“Sudah selesai”, demikian kata-kata terakhir Yesus sebelum wafat di Salib.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Setelah ucapan itu, “Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawah-Nya”. Yesus wafat. (Lih. Yoh 19:30).

Belum juga lewat sehari perayaan akbar kenangan akan wafat dan kebangkitan Yesus (20/4/2025), ucapan terakhir Yesus di atas, “Sudah selesai” berpindah secara imani dan spiritual ke mulut pemimpin (spiritual) tertinggi umat Katolik seluruh dunia, besok harinya. Lalu berita kematian menyebar.

Tepatnya, Senin, 21 April 2025, saat berlangsung perayaan misa, disodorkan secarik kertas bertuliskan: “Papst Fransziskus ist heute Morgen um 07.35 Uhr in Rom gestroben” (Paus Fransiskus hari ini jam 07.35 meninggal di Roma), kisah seorang misionaris Fidei Donum dari Indonesia, Pastor Stefan, di Eiken Swiss, di media sosialnya.

Berita mangkatnya paus menyebar cepat ke seantero jagat, ke hati seluruh umat Katolik dan kepada semua mereka yang tahu dan mengenal Paus Fransiskus. Lantas ucapan belasungkawa berdatangan ke Vatikan.  Testimoni yang jujur dan murni pun mengalir ke sana dari para petinggi untuk Paus yang telah melakukan kunjungan ke 67 negara, termasuk 6 negara di kawasan Asia.

Sosok Hebat dan Sederhana

Paus Fransiskus telah menjadi soroton dunia. Ia sosok hebat lewat karya-karyanya yang tidak hanya termuat di dokumen-dokumen, pidato-pdiato, dan ajaran lainnya secara verbal dan nonverbal-terekam-tulis, tetapi juga cara hidup dan kebijakannya.

Cara hidupnya tidak dalam kemewahan istana dan seharusnya sebagai seorang pejabat negara dan pemimpin dunia. Kesederhanaan adalah kesaksisan hidupnya, serentak jadi ajaran bagi umat bahwa kekuatan Gereja dalam menata dunia bukan terletak pada kemewahan istana, tetapi pada tangan-tangan yang menyentuh mereka yang terjatuh, diabaikan dan bersedia “berjalan di pinggiran bersama mereka yang terpinggirkan”.

Pos terkait