Sosoknya seperti Mesakh Amalo?
Hahahaa…. Saya sudah selesai. Setiap zaman punya orangnya. Tetapi menurut saya Kota Kupang butuh pemimpin yang konsisten, punya integritas dan harus punya komitmen membangun. Kalau tiga ini ada, yakinlah rakyat akan senang dan pembangunan akan sukses. Penghargaan seperti Adipura itu tidak perlu dikejar. Kalau kita kerja bagus, Adipura itu datang dengan sendirinya. Jangan kita kerja hanya untuk mengejar suatu predikat.
Konon staf pemerintah di provinsi sangat membanggakan Bapak?
Ya, mungkin begitu. Tetapi mereka yang pernah bekerja dengan saya, rata-rata jadi bupati atau sekda. Gaspar Ehok, John Leto, Gabriel Manek, Barnabas Ndujurumana, Robert Lie. Mereka itu pernah kerja dengan saya.
Apa keunggulan Bapak sebetulnya dalam bekerja?
Saya kerja tidak pernah pikir doi. Yang ada itu cuma pengabdian. Kalau kita kerja dengan sungguh, dengan maksud pengabdian, semuanya akan mudah, akan disenangi rakyat.
Sekarang pemimpin lahir dari proses politik melalui pemilu. Banyak kepala daerah yang bukan berlatar belakang birokrat. Apa komentar bapak?
Tidak masalah. Artinya rakyat yang pilih pemimpinnya. Maka yang perlu diperhatikan adalah bagaimana partai politik menyiapkan kadernya, Kader yang baiklah yang harus didorong untuk dipilih rakyat.

Menurut bapak, sebaiknya pemimpin itu politisi atau birokrat?







