Pupuk Subsidi Tembus Pelosok Desa, Pacu Petani Milenial di Batas Negeri

nando1
Nando Nahak membersihkan gulma pengganggu tanaman padi di lahan sawahnya, Sabtu (22/2/2025). (foto : yos seran)

Dukungan Pemerintah

Pemerintah daerah dan pemerintah pusat diharapkan memberi perhatian penuh terhadap petani di wilayah Kabupaten Malaka, karena dengan ketersediaan pupuk untuk petani dapat meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah perbatasan.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Secara terpisah, Kepala Dinas Pertanian Malaka, drh. Januaria Maria Seran mengaku, di wilayah Kabupaten Malaka ada kelompok tani yang bisa panen menembus dua ribu lebih ton gabah kering. Jumlah keseluruhan kelompok tani di Malaka sebanyak 291 kelompok tani dari 6 kecamatan.

nando3
Hamparan sawah membentang luas di Desa Motaulun, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, NTT. (foto : yos seran)

“Harga per gabah kering dijual dengan Rp. 5.500/kg. Dari sebelumnya dijual kepada ijon dengan harga Rp. 3.500/kg. Petani tidak bisa hidup kalau diperlakukan seperti itu. Untuk itu, pemerintah terus mengontrol harga gabah petani agar tidak dipermainkan,” ujar Januaria tegas.

Sementara itu, setiap tahun pupuk urea dan NPK subsidi yang dialokasikan masuk ke Kabupaten Malaka tak kurang ribuan ton. Tahun 2020 Malaka mendapat pasokan pupuk bersubsidi sebanyak 1.915 ton. Hingga tahun 2024, pasokan pupuk yang disalurkan ke Malaka kian meningkat. Pupuk urea sebanyak 2.644 ton, dan pupuk NPK sebanyak 3.500 ton. Total penyaluran pupuk subsidi yang diintervensi pemerintah untuk petani di Kabupaten Malaka pada tahun 2024 sebanyak 6.144 ton.

“Pemerintah terus lakukan intervensi agar petani bisa meningkatkan produktivitas pertanian untuk ketersediaan pangan di wilayah perbatasan,” ungkap Januaria.

Pos terkait