Panggilan Kepada Kekudusan

JOHN NABEN1

Tokoh yang ketiga adalah Rasul Petrus. Seorang nelayan berpengalaman. Dia tahu kapan waktu yang tepat untuk menangkap ikan. Dia sudah bekerja sepanjang malam dan tidak menangkap apapun. Tetapi atas suruhan dan perintah Yesus, untuk menebarkan jala lagi, Petrus menjawab: “Tetapi atas suruhan-Mu, aku akan menebarkan jala juga” (bdk. Luk. 5:5). Lalu, mereka berhasil menangkap sejumlah besar ikan.

Pada saat itu, Petrus sadar akan dirinya: Tuhan, pergilah daripadaku, karena aku ini seorang yang berdosa. Tetapi kata Yesus: Jangan takut, mulai dari sekarang engkau akan menjadi penjala manusia (Luk. 5:10).

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Di sini nampak lagi pribadi Allah yang dahsyat yakni membuat apa yang tidak mungkin bagi menjadi kenyataan. Dan Allah yang baik hati; ‘jangan takut! Mulai dari sekarang engkau akan menjala manusia.

Dari panggilan ketiga tokoh ini, Allah mau menunjukkan kepada manusia, bahwa Allah sanggup mengubah manusia dari situasinya yang terbatas menjadi rasul yang hebat untuk mewartakan karya agung Allah.

Apa artinya menjadi rasul menurut bacaan yang kita dengar hari ini: “Menarik orang keluar dari tempatnya yang salah”. Ikan hanya dapat hidup di dalam air. Tanpa air, ikan akan mati. Yesus katakan, Aku datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang’. Apa artinya hilang? Hilang berarti tidak ada pada tempatnya. Biasanya, kita mengatur masing-masing barang pada tempatnya. Kalau barang itu tidak ada pada tempatnya, kita katakan hilang.

Bacaan-bacaan yang kita dengar pada hari ini, merasul berarti menarik orang keluar dari tempat yang salah. Tempat ikan di dalam air, keluar dari air ikan akan mati. Yesus memberi tugas kepada Petrus dan teman-temannya untuk menjadi penjala manusia. Manusia tidak bisa hidup di dalam air. Dia hanya bisa mandi atau berenang di air. Sesudah itu keluar lagi. Air bukan tempat hidup bagi manusia.

Pos terkait