Pesta Perkawinan di Kana: Berbagi dan Berbagai Karunia

IMG 20241231 WA0018

Tetapi itu juga mempunyai arti khusus, menurut Injil Yohanes. Yang pasti bahwa mukjizat itu menunjukkan kepedulian Yesus kepada manusia (Tuan pesta) dan keinginan-Nya untuk melayani. Selain itu, boleh dikatakan bahwa anugerah-anugerah yang kita terima dari Allah adalah anugerah-anugerah yang tidak terbatas.

Selanjutnya, kedua mempelai yang berpesta, juga mempunyai anugerah khusus, yang membuat mereka luput dari kesulitan. Mereka adalah orang beriman, karena itu mereka mengundang Yesus dan Maria.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Kita juga sering merayakan pesta pernikahan. Ada banyak orang yang diundang. Para undangan datang ke pesta nikah itu lalu selesai. Pada hari pemberkatan nikah, kita juga selalu mengundang Yesus dan Maria. Mereka hadir secara istimewa dalam ritus nikah itu. Mereka menjadi saksi utama janji nikah kedua mempelai. Di bagian akhir sebelum berkat penutup, ada doa penyerahan kedua pengantin kepada Bunda Maria. Di sini, seperti di Kana, Yesus dan Maria mendapat keistimewaan.

Sedangkan undangan untuk tamu, berlaku hanya pada acara resepsi. Satu atau dua orang yang hadir menyaksikan acara di Gereja. Itu pun hanya keluarga dekat, orang-tua kedua mempelai, orang tua saksi dan beberapa orang yang diwajibkan. Satu hal untuk kita ketahui bahwa undangan untuk Yesus dan Maria tidak hanya berakhir pada ritus nikah di Gereja atau di ruang resepsi, namun kehadiran Yesus dan Maria terus berlangsung; tidak pernah berhenti; tidak pernah selesai. Dan sebagai orang beriman, para mempelai dan kita semua, mestinya mengundang Yesus dan Maria terus-menerus untuk masuk dan tinggal bersama dalam kehidupan keluarga kita.

Pos terkait