SVD, Peradaban dan Terima Kasih Umat

kapela agung ledalero
Kepala Agung SeminariTinggi St. Paulus Ledalero, Maumere

Di tengah kondisi seperti ini, Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero, Maumere menggelar konser musik dan pentas teater di beberapa kota di daratan Timor, yakni Kefamenenu, Atambua dan Kupang akhir Juni hingga awal Juli 2026. Sebelumnya, para frater  dari Seminari SVD terbesar di dunia ini  sudah manggung di Jakarta, Surabaya, Denpasar dan beberapa kota di Flores.

nus narek kongo3 kapela kampung mango Kongo
Salah satu kapela stasi di Kongo, Afrika

Konser musik tentu saja menampilkan irama dan melodi. Konser musik tentu juga menampilkan wajah-wajah para frater yang terampil memainkan alat-alat musik dan piawai mengolah vokal. Tetapi ketika konser ini berlabel amal, maka dia tidak lagi sekadar seni musik dan seni suara yang ditampilkan. Ketika yang tampil adalah para frater yang meniti jalan panggilan, maka dia tidak lagi sebatas pertunjukan musik dan lagu.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Lebih jauh dari itu, konser itu ingin menggugah nurani dan mengetuk hati siapa saja untuk sadar dan dengan begitu jadi peduli tentang nasib dan keberlanjutan pendidikan calon imam di Ledalero. Dalam arti tegas, konser itu bukan semata tentang musik dan lagu, tetapi terutama tentang keberadaan dan keberlanjuan panti pendidikan dan pembentukan para imam dan aparatus Gereja, lokal dan mondial. Singkatnya, konser dan teater  itu tidak terutama tentang Ledalero, tetapi tentang tugas perutusan yang diemban SVD di seluruh dunia dan tanggung jawab umat mendukung pendidikan dan pembentukan imam Katolik di Ledalero.

Pos terkait