Hati Manusia

JOHN NABEN1

Di samping melakukan perbuatan baik, tentu sekali kita harus mencontohi atau meneladani hidup Yesus. Kita adalah murid dan tetap murid. Murid adalah orang yang mau belajar. Di dunia ini, seorang murid bisa melebihi gurunya. Tetapi terhadap Yesus, Tuhan dan Guru kita, kita tidak akan melebihi Dia. Cukuplah ia sama dengan Guru-Nya. Tetapi kapan atau ukuran mana yang dapat kita pakai, yang dapat mengindikasikan bahwa kita sudah sama dengan Yesus? Pasti tidak ada orang yang berani mengatakan bahwa pola hidupnya sudah sama dengan Yesus. Seri saja tidak, apalagi menang. Mustahil. Sebab itu, kita tetap mejadi murid Yesus selama hidup di dunia ini.
Pada hari ini, Yesus menyampaikan beberapa hal untuk direnungkan: jangan melihat kesalahan orang lain; orang buta menuntun orang buta; pohon yang baik menghasilkan buah yang baik. Dan diharapkan kepada kita untuk hidup seperti yang diajarkan Yesus itu.

Intinya ialah kita jangan melihat kesalahan orang lain, sebab kita sendiri juga melalukan banyak kesalahan (entah besar atau kecil, yang tersembunyi atau yang tampak di mata orang lain).

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Akhirnya kita menjadi seperti orang buta menuntun orang buta. Atau seperti pohon buruk yang menghasilkan buah yang buruk.

Kalau kita mau ‘omong’ tentang orang lain, kita harus bicara dari hati yang jujur, mulut yang bersih dan bicara yang benar. Sebab banyak kali muncul kekacauan, karena omong yang tidak benar tentang orang lain. Kita harus perbaiki diri, tidak lagi bicara yang buruk tentang orang lain, sehingga masyarakat kita dapat menjadi satu masyarakat yang rukun dan damai.

Pos terkait