Pemilu Dalam Perspektif Budaya Tutu Koda

FABIANUS URAN1

Para penyelenggara sampai pada tingkat desa, satu suara, satu pemahaman atas regulasi dan taat  pada regulasi. Berpijak pada regulasi adalah langkah tepat memastikan diri aman dari upaya kriminalisasi penyelenggara sekaligus menegaskan integritas diri sebagai penyelenggara. Para peyelenggara pemilu, peserta pemilu baik partai politik, masyarakat pemilih  hendaknya mendasarkan diri pada regulasi pemilu  dan spirit nilai-nilai budaya sebagai penggerak yang mempersatukan.

Politik, sarana untuk menata kehidupan bersama  hendaknya dibingkai dalam kebudayaan politik yang bermartabat di mana pemilu menjadi sarana wewujudkan kehidupan bersama yang unum (satu), verum (benar)  bonum (baik)  dan pulchrum (indah).  *

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Penulis, Anggota Komisioner KPU Kabupaten Flores Timur

Pos terkait