Santo Yosef Freinademetz:  “Pergilah Dari Negerimu”

IMG 20241231 WA0018

Berbeda dengan Anzer, Yosef Freinademetz tidak banyak bicara. Apa yang menjadi isi hati, cita-cita misioner dan panggilannya, sudah disampaikan dalam khotbah kepada umatnya, pada misa perpisahan di Paroki San Martino, Badia – dekat Tyrol.

Berikut kutipannya: ‘Atas kebaikan-Nya yang tak terselami, Gembala Baik yang Ilahi, telah berkenan mengundang saya, supaya pergi bersama dengan Dia ke padang gurun, dan membantu Dia mencari domba yang tersesat. Saya diundang oleh Gembala Agung itu untuk pergi ke negeri yang jauh dan asing. Dan saya menanggapinya, seperti tertulis dalam Kitab Suci: “Lihatlah, aku datang” (bdk. Mzm. 40:7-8). Bersama Abraham, saya akan meninggalkan rumah kelahiranku, orang tuaku, tanah airku dan anda sekalian, untuk pergi ke negeri yang ditunjuk Tuhan’.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Abraham taat kepada perintah Tuhan. Pergilah dari negerimu, dari sanak saudaramu, dari rumah bapamu ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu (Cf. Kej. 12:1). Dan saat itu pula Abraham menjadi seorang pengembara, dari satu tempat ke tempat yang lain untuk mencari negeri yang ditunjuk Tuhan, tanpa tahu ke mana harus dicarinya.

Demikian, Yosef Freinademetz pergi ke negeri yang ditunjuk Tuhan, yang juga masih asing baginya. Orang-orangnya, budayanya, pandangan hidupnya dan sikap permusuhan dengan orang asing; khususnya orang Eropa, yang dijuluki Si Hidung Mancung dan Si Setan Asing.

Dan sesudah Pater Anzer dan Pater Yosef Freinademetz, bermunculan para misionaris dari Steyl – Belanda ke segala penjuru dunia dari masa ke masa. Dan ciri khas semangat misioner pada SVD, yang masih sangat kuat berpengaruh sampai saat ini ialah menyatu dengan umat.

Pos terkait